Lahan Tol Cinere - Serpong di Hargai Rp 230 ribu - Rp 1juta Permeternya PDF Cetak Email

Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran dana sebesar Rp. 674 milyar untuk pembangunan jalan tol Serpong-Cinere yang melintasi lahan seluas 76 hektare di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).Yang disampaikan Kepala Bagian Pertanahan Setda Pemkot Tangsel, Heru Agus Santoso .

"Merujuk data awak, ada 998 rumah di sembilan kelurahan pada dua kecamatan yang bakal terkena pembebasan lahan. Tapi, tidak tertutup kemungkinan jumlah itu akan bertambah," ujar Heru.

Data sementara itu, kata Heru, sudah disampaikan pihaknya kepada Kementerian PU dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Ditanya soal besaran harga lahan yang akan dibebaskan, Heru mengaku pemerintah akan tetap mengacu pada harga nyata, yakni harga pasar dan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).

"Untuk harga lahan akan mengacu pada NJOP se-Tangsel. Yaitu Rp. 230 ribu sampai Rp. 1 juta rupiah lebih per meternya," terangnya.

Dijelaskan Heru, pada proyek jalan tol sepanjang 10,14 KM dengan lebar jalan mencapai 40-60 meter rencana RO Plain ini, Pemkot Tangsel hanya akan bertugas menfasilitasi pembebasan lahan.

Heru memaparkan, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui dalam pelaksanaan pembangunan jalan tol yang nantinya akan mempercepat akses menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Yaitu, setelah lahan yang bakal terkena pembebasan identifikasi oleh wilayah RT/RW, maka pemerintah daerah selanjutnya akan melakukan sosialisasi ke masing-masing wilayah.

"Setelah identifikasi dan sosialisasi selesai, pengukuran lahan akan dilakukan selama tiga sampai bulan. Terhitung mulai awal Maret mendatang. Untuk pembebasan lahan di jalan Raya Siliwangi (Pamulang) saja Rp 800 ribu per meter," paparnya.

Jumlah warga yang akan terkena trase tol Serpong-Cinere sementara yang terdata di dua kecamatan, yakni Ciputat dan Pamulang mencapai 998 warga.

Rinciannya di kecamatan Ciputat, untuk kelurahan Jombang 63 warga, Sarua 273, Sarua Indah 130, Cipayung 39 dan kelurahan Ciputat ada 20 warga. Total untuk di wilayah Ciputat yang akan terkena pembebasan lahan ada 525 warga (bukan 534 warga).

Sementara untuk di wilayah kecamatan Pamulang, pada kelurahan Pamulang Timur terdapat 58 warga, Pamulang Barat 28, Bambu Apus 316 dan Pondok Cabe Udik 71 warga yang terkena pembebasan lahan.

Total keseluruhan di wilayah perbatasan dengan Kota Depok ini mencapai 473 warga.

 
 
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan



Iklan