Hasil Penghitungan Suara PDF Cetak Email

Masyarakat Tangerang Selatan harus menunggu hingga 18 November mendatang untuk mengetahui hasil rekapitulasi suara pemilihan wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan yang digelar Sabtu (13/11). Sebab, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tangerang Selatan telah menyatakan tidak akan menggunakan sistem hitung cepat (quick count) dalam merekap suara.

Ketua KPUD Tangerang Selatan Iman Perwira Bachsan menjelaskan, perhitungan suara hasil pemenang dalam pemilihan umum kepala daerah Tangerang Selatan dilakukan secara manual karena dinilai lebih maksimal. “Terkait dugaan kecurangan yang akan terjadi dalam perhitungan secara manual dimungkinkan bisa ditekan, karena jika ada resiko merubah perhitungan suara terjadi akan di dokumentasikan di form C2 (pleno hasil rekapitulasi),” katanya.

Iman menuturkan, setelah warga menyuarakan hak pilihnya pada hari ini di 1.890 TPS, tujuh orang petugas KPPS di setiap TPS melakukan perhitungan dan disaksikan pemantau dari saksi-saksi yang disiapkan para pasangan calon.

Perhitungan sementara di TPS di tingkat KPPS akan dilakukan hingga 14 November. Setelah perhitungan sementara dilakukan KPPS, berita acara akan disampaikan kepada tingkat KPU. KPU akan melakukan rapat pleno dan menetapkan pasangan yang paling banyak memiliki suara pada Kamis mendatang. "18 November dari hasil rapat pleno KPU akan mengumumkan siapa pasangan dari empat kandidat itu yang memenangkan pilkada," ujar Iman.

Ia mengatakan, metode quick count tidak memiliki saksi dalam perhitungan yang hanya mengandalkan teknologi, sehingga KPU Tangerang Selatan memilih untuk tidak mengunakannya.

 
 
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan



Iklan